Pemakaman

Malam itu aku menemanimu menuju satu peristiwa yang mungkin tidak dapat untuk aku lupa. Kita yang berbicara selayaknya anak kecil, bercerita hingga lupa waktu.

Kau yang tak henti-hentinya menyelam di antara lamunan, membuatku menjadi lelaki yang suka menerka-nerka. Ingin rasanya aku membawamu lari pada malam itu. Berharap di tengah pelarian kau akan sadar bahwa terkadang pergi adalah suatu keharusan.

Sampai kau benar-benar sadar dan tidak tenggelam dalam lamunan. Aku yang merasa sendirian, tak sabar menunggumu kembali dari pelarian itu. Sungguh dari lubuk hatiku yang paling dalam tanpa adanya niatan kotor, aku ingin melihatmu kembali menari. Menamatkan masa depan tanpa penyesalan.

Tuhan, bisakah engkau memberiku kekuatan secuil saja? Untuk merubah kondisi di mana tubuh menjadi beku, roh lupa kembali pada jasad, MOHON.

PEMAKAN DIMULAI.

Untuk setiap kenangan diharapkan hadir, malam ini seseorang akan mengheningkan cipta atas cinta yang harus berakhir pada meriahnya doa. Segala hal yang tak diinginkan mohon untuk hadir lain kali, entah itu luka yang berbentuk atau monumen lelucon saat mesra-mesraan itu terjadi. Lucu memang, tapi ini pemakaman patah hati.

Aku adalah salah satu tamu yang tidak dia hendaki untuk berkabung dengannya malam itu. Sementara ia masih menjalani pemakaman atas cinta yang dulu dirawat hidup.

Selain menjadi salah satu tamu yang tidak diundang, aku juga adalah satu-satunya orang yang merayakan patah hati tersebut. Menelusuri kegelisahan, mencoba menerangi hatinya yang berduka. Kendati begitu, tetap saja kenyataan berkata bahwa satu-satunya cinta ialah yang tengah terkubur dan ditangisi olehnya.

Kata siapa peluk bisa menjadi obat dari pelik. Tak selalu berakhir begitu. Kadang kala yang biasa tergenggam justru yang paling menyakitkan. Bersama tapi menyakiti. Berdua tapi menyakitkan.

Kita sering kali menyakini bahwa kebahagiaan itu datang seiring dengan apa yang kita yakini, sebenarnya tidak begitu. Aku juga tidak tahu bagaimana cara kerjanya, yang pasti setelah bahagia akan selalu ada luka yang terasa.

Komentar

Postingan Populer