Hamba Dan Doa Culasnya.

 Pembodohan.

Bangun, mandi, makan, melakukan aktivitas, bercinta sebisanya, libur seikhlasnya. Sampai tiba waktu ia berbicara "Aku bahagia"

Tersampaikan pada telinga yang baik, pikiran yang busuk, hati yang kotor. Mereka percaya.

Pulang, mandi, makan, merebahkan diri, mengadu nasib sebisanya, mengeluh seikhlasnya. Sampai tiba kesendirian menjelma doa "Semua akan menjadi anjing pada waktunya"

Didengar oleh pendengar yang baik, pemahaman yang tinggi, niat yang baik. Mereka meyakini.

Kalau tulisan ini terus diulang sampai beribu kali, maka engkau yang membacanya akan tahu bagaimana hari esok. Apa yang akan terjadi dan bagaimana setelahnya.

Jika alur sedikit diubah, berbeda dengan apa yang terbaca bukan tak mungkin ada tebak-tebakan. Bahkan aku sendiri tidak tahu bagaimana kedepannya.

Komentar

Postingan Populer