Belum ada judul.

Aku pernah meminta seseorang untuk menetap, tanpa menjamin keutuhan apa pun. Aku pernah mendengar kekesalan seseorang karena ia bertahan lebih lama dari seharusnya. Katanya bertahan pun percuma, kalau pad akhirnya saling menghardik satu sama lain.

Aku pernah melihat seorang wanita mati hatinya di malam hari. Semangat hidup yang ia punya hilang dengan sendiri tanpa direnggut. Malam itu juga dia menasbihkan sumpah serapah pada apa yang ia yakini.

Terkadang pergi adalah suatu keharusan. Kesederhanaan yang berganti menjadi acak corak. Kehilangan cinta, saat menuju jalan yang menurut semua orang akan berakhir bahagia.

Tak ada lagi yang bisa aku yakinkan, hanya menaruh dendam di setiap lamunan. Tertegun aku pada seribu tanda tanya, yang mengiring turut membawa keabadian. Menanti hujan bagai peluh dalam amuk, meyakini mendung hanya berujung remuk. Mendamba bintang terhalang atas bias.

Komentar

Postingan Populer