Tuhan, jangan cabut nyaliku.




Seminggu kebelakang aku suka mengeksplor fisika, saham, sampai berhenti pada titik inflasi. Mulai dari E = mc² sebuah rumus yang cukup populer dari Einstein. Lalu bagaimana ekonomi dunia itu berjalan melalui Bank central sebagai tokoh utama—termasuk orang-orang dibaliknya. Sebut saja keluarga Rothschild yang bukan lagi satu rahasia bahwa mereka sempat mengontrol ekonomi dunia. Wow.

Beberapa fakta memang harus tersembunyi dengan baik. Ada juga kutipan dari seseorang ahli yang lumayan keren untuk menyadarkan ke-kuno-an dalam berpikir.

"Itu cukup baik bahwa orang-orang di negara ini tidak mengerti mengenai sistem perbankan dan sistem keuangan kami karena jika mereka tahu, aku percaya akan ada sebuah revolusi sebelum esok pagi."

—Henry Ford.

Maka rangka berpikirnya membuatku kagum beberapa detik. Belum sampai semenit rasa penasaran ku mulai berkembang biak menjadi sesuatu yang tidak benar jika aku larang. Baik, dari sini aku berselancar sebagai pemuda berkulit sawo matang mengarungi ketidaktahuan yang lumayan menyebalkan.

Aku pun menaruh perhatian terhadap Tiktok yang mengakusisi Goto/Tokopedia yang berhasil mengangkangi pemerintahan. Tidak bisa disalahkan juga, namun ada sesuatu yang pantas untuk dilirik dari kasus tersebut. Bukan perihal bahaya nya data bocor atau bagaimana ByteDance akan memonopoli pasar Indonesia. Tapi, pengambilan keputusan yang singkat, tepat, dalam kurun waktu yang begitu cepat. Cemerlang.

Ada banyak hal yang masih ingin ditulis, namun otak kurang cukup responsif. Lain waktu saja. Sambung nanti.

Komentar

Postingan Populer