MATI MUDA





Aku menyaksikan satu per satu dari golonganku mati. Tepat di depan mataku, tanpa aba-aba. Ia memeluk duri dengan begitu erat, ia dekap itu seakan tak merasakan apa pun. Malam nanti ia tak akan kembali lagi dan namanya tak akan pernah masuk dalam daftar pencarian manusia lainnya. 

Esok harinya aku tertawa sembari menatap ke arah sinar mentari. Mungkin lain waktu bisa saja aku yang akan pergi atau beberapa teman yang aku kenal juga bisa saja terjadi. 

Sial. Ini semua dapat terjadi tanpa ada yang memperingatkan mu. Bahkan terkadang telingamu tidak siap untuk mendengarnya atau pikiranmu tidak dapat melahapnya bulat-bulat. Namun pada bumi yang bergerak ini apa saja bisa terjadi. 

Perhatikan layar gawaimu, masih terisi penuh bukan? Kita masih punya waktu untuk menyibuk kan diri sendiri. Terlapas dari apa yang terjadi, jaringan kita urus sendiri. Luar jaringan, apa pun yang terjadi siapa yang peduli.

Komentar

Postingan Populer